
Dengan adanya kebijakan tersebut, Pemprov menegaskan seluruh rumah sakit di bawah naungan pemerintah daerah tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Tujuan Redistribusi Nakes
Redistribusi dilakukan karena adanya ketimpangan jumlah tenaga kesehatan di beberapa kabupaten/kota di Sulsel. Sejumlah daerah dilaporkan mengalami kelebihan tenaga medis, sementara daerah lain justru kekurangan. Melalui langkah ini, Pemprov berharap akses layanan kesehatan menjadi lebih merata.
Selain itu, kebijakan ini sejalan dengan program nasional dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan berbasis pemerataan.
Komitmen Layanan Rumah Sakit
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel menegaskan bahwa manajemen rumah sakit telah melakukan penyesuaian jadwal kerja dan sistem pelayanan. Dengan begitu, meski ada perpindahan nakes, layanan kepada pasien tetap berjalan tanpa hambatan.
“Kami berkomitmen agar masyarakat tetap mendapatkan layanan cepat, aman, dan maksimal di seluruh rumah sakit,” ujarnya.
Baca Juga : 10 Kota dengan Skor Toleransi Terendah di Indonesia, Cilegon-Makassar
Tanggapan Masyarakat
Sejumlah pasien dan keluarga pasien menyambut baik langkah redistribusi ini. Mereka menilai kebijakan tersebut penting agar semua wilayah Sulsel bisa menikmati fasilitas kesehatan yang setara.
Tokoh masyarakat pun memberikan apresiasi kepada Pemprov karena telah mengambil langkah preventif agar pelayanan publik tidak terganggu.