Tag: Daerah

  • Sarah Sadiqa Dilantik Jadi Kepala LKPP, Hendrar Prihadi Pulang Kampung ke Semarang

    Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Hendrar Prihadi saat memberikan keterangan, Jumat (25/7/2025).

    Kategori: Nasional, Pemerintahan, Daerah

    Pelantikan Sarah Sadiqa sebagai Kepala LKPP. (Dok. Sekretariat Negara)

    Jakarta Presiden Joko Widodo melantik Sarah Sadiqa sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang baru. Ia menggantikan Hendrar Prihadi, yang kini memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Semarang setelah menuntaskan masa jabatannya.

    Sosok Sarah Sadiqa

    Sarah Sadiqa dikenal sebagai birokrat berpengalaman dengan rekam jejak panjang di bidang pengadaan barang dan jasa. Ia sebelumnya menjabat Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP. Dengan pengalamannya tersebut, ia diharapkan mampu melanjutkan agenda reformasi pengadaan barang/jasa secara lebih transparan dan akuntabel.

    Langkah Hendrar Prihadi

    Hendrar Prihadi, yang juga mantan Wali Kota Semarang, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran LKPP dan Presiden atas kepercayaan yang diberikan selama masa kepemimpinannya. Ia menyatakan ingin kembali mengabdi di kampung halaman melalui jalur nonpemerintahan.

    Mantan Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi mengaku akan kembali ke kampung halamannya, yakni Kota Semarang, usai menyelesaikan tugas sebagai Kepala LKPP.

    “Belum ada tugas baru di pemerintahan,” kata Hendi melalui pesan singkat, Rabu (17/9/2025) malam.

    Berikutnya, Hendi belum memikirkan rencana kegiatan sepulangnya ke Ibu Kota Jawa Tengah.

    Di samping itu, calon Wakil Gubernur Jateng yang bertarung di Pilgub 2024 bersama Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa itu enggan mengomentari dirinya yang diusulkan dalam daftar kandidat calon Ketua DPD PDIP Jawa Tengah.

    Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle atau perombakan di Kabinet Merah Putih pada Rabu (17/9/2025).

    Dalam pelantikan hari ini, Prabowo resmi menunjuk sejumlah nama untuk mengisi sejumlah posisi di pemerintahannya.

    Salah satunya Sarah Sadiqa sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

    Tantangan LKPP ke Depan

    Dengan pergantian kepemimpinan ini, LKPP dihadapkan pada tantangan besar untuk meningkatkan efisiensi, mencegah praktik korupsi, serta memperluas partisipasi swasta dalam pengadaan pemerintah. Sarah Sadiqa menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan memperkuat sistem digitalisasi pengadaan agar lebih efektif dan transparan.

     

  • Mobil di Malili Luwu Timur Terbakar Usai Isi BBM di SPBU

    Mobil terbakar usai isi BBM di SPBU Malili Luwu Timur.

    Malili, Luwu Timur – Sebuah insiden kebakaran mobil terjadi di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan warga dan pengguna jalan yang sedang berada di sekitar lokasi.

    Kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu siang (6/9/2025), tak lama setelah mobil jenis minibus selesai mengisi bahan bakar. Api tiba-tiba muncul dari bagian mesin depan kendaraan dan dengan cepat membesar hingga melalap hampir seluruh bodi mobil.

    Kronologi Kejadian

    Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, mobil awalnya parkir tidak jauh dari dispenser BBM. Saat pengemudi hendak menyalakan mesin, tiba-tiba terdengar suara letupan kecil disusul percikan api. Api dengan cepat menjalar ke bagian kap mesin dan menyebabkan kepulan asap tebal membumbung ke udara.

    Petugas SPBU bersama warga sekitar segera berusaha melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api semakin membesar hingga akhirnya tim pemadam kebakaran dari Dinas Damkar Luwu Timur turun tangan untuk mengendalikan kobaran api.

    Tidak Ada Korban Jiwa

    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi dan penumpang berhasil keluar dari kendaraan sebelum api membesar. Meski demikian, mobil mengalami kerusakan parah dan nyaris tidak bisa diselamatkan.

    Kepolisian setempat bersama tim forensik masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di bagian mesin atau kebocoran pada sistem bahan bakar.

    Kondisi SPBU Aman

    Pihak SPBU memastikan bahwa insiden ini tidak mengganggu operasional pengisian BBM. Petugas keamanan langsung menutup sementara jalur pengisian dan mengamankan area agar api tidak merembet ke fasilitas SPBU yang lain.

    “Kami sudah melakukan protokol darurat. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari 30 menit dan SPBU tetap aman untuk digunakan kembali,” ujar salah satu pengelola SPBU.

    Imbauan Keselamatan

    Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga standar keselamatan saat berada di area SPBU. Kepolisian dan pihak Pertamina mengimbau pengguna kendaraan untuk:

    • Mematikan mesin kendaraan saat mengisi bahan bakar.
    • Tidak menggunakan ponsel atau perangkat elektronik yang berpotensi memicu percikan api.
    • Segera menjauh jika mencium bau bensin yang menyengat dari kendaraan.
    • Melakukan perawatan rutin terhadap instalasi listrik kendaraan.

    Tanggapan Warga

    Baca Juga : Mensos Resmikan 20 Unit Bantuan Rumah Knockdown di Makassar

    Warga sekitar Malili yang menyaksikan kejadian tersebut mengaku panik dan khawatir api akan merembet ke tangki penyimpanan bahan bakar. Namun, kesigapan petugas SPBU dan tim pemadam membuat kebakaran dapat segera diatasi.

    “Kami kira SPBU akan ikut terbakar, untungnya cepat ditangani. Mobilnya memang sudah hangus, tapi syukurlah tidak ada korban,” ungkap salah seorang warga yang berada di lokasi.

    Tag: ,Luwu Timur,Mobil Terbakar,SPBU,Malili,Kebakaran Kendaraan,

    Kategori: ,Sulawesi Selatan,Peristiwa,Daerah,

  • Makassar Pusat MICE Indonesia Timur, 3 Fasilitas Baru Resmi Beroperasi

    Peresmian Plataran Makassar Venues and Dining di Summarecon Mutiara Makassar, Jumat (15/8/2025).

     

    Makassar Tingkatkan Daya Tarik MICE

    Makassar — Kota Makassar resmi memperkuat posisinya sebagai pusat MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) di Indonesia Timur. Pemerintah kota dan pengelola fasilitas baru meresmikan tiga gedung pendukung MICE sekaligus.

    Selain itu, langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas kota dalam menyelenggarakan konferensi, pameran, dan acara bisnis skala besar di kawasan timur Indonesia.

    Tiga Fasilitas Baru

    Ketiga fasilitas baru tersebut meliputi convention hall modern, auditorium berkapasitas besar, dan pusat pameran yang dilengkapi teknologi canggih. Petugas memastikan semua fasilitas memenuhi standar internasional.

    Dengan fasilitas ini, Makassar dapat menampung ribuan peserta sekaligus, sekaligus menyediakan ruang pertemuan, layanan katering, dan area pameran yang lengkap.

    Manfaat Ekonomi

    Pemerintah kota menilai pengembangan MICE akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Hotel, restoran, transportasi, dan sektor jasa terkait langsung merasakan manfaat dari peningkatan jumlah acara.

    Selain itu, event MICE skala nasional maupun internasional dapat meningkatkan citra Makassar sebagai kota tujuan bisnis sekaligus wisata.

    Dukungan Infrastruktur

    Pemerintah juga memperkuat infrastruktur pendukung, termasuk transportasi, akses jalan, dan bandara. Dengan demikian, peserta MICE bisa dengan mudah mencapai lokasi acara dari berbagai kota di Indonesia maupun luar negeri.

    Selain itu, jaringan internet berkecepatan tinggi dan sistem IT modern memastikan acara berjalan lancar dan efisien.

    Baca Juga :

    Dilaporkan Balik Rektor UNM, Dosen Q Ungkap Ada Upaya Bujuk Damai dan Tawar Jabatan

    Harapan Pemerintah

    Wali kota berharap fasilitas baru ini menjadikan Makassar tuan rumah utama berbagai acara bisnis dan konferensi. Dengan dukungan fasilitas dan infrastruktur, Makassar siap bersaing dengan kota MICE lainnya di Asia Tenggara.

    Selain itu, pemerintah mendorong pelaku usaha lokal untuk memanfaatkan peluang bisnis yang muncul dari sektor MICE ini.

    Kategori: Ekonomi, Daerah, Pariwisata

    Tag: Makassar, MICE, Convention Hall, Pameran, Infrastruktur