Tag: Berita Daerah

  • Malili Diguncang Ledakan dari Area Tambang, Warga Panik Keluar Rumah Saat Dini Hari

    Malili Diguncang Ledakan dari Area Tambang, Warga Panik Keluar Rumah Saat Dini Hari

    MALILI — Suasana Kecamatan
    Malili, ibu kota Kabupaten
    Luwu Timur, mendadak mencekam setelah sebuah ledakan keras terdengar dari arah kawasan pertambangan pada pukul 02.17 WITA dini hari. Getaran yang ditimbulkan cukup kuat hingga membuat kaca rumah warga bergetar dan beberapa hewan ternak berlarian panik.

    Sejumlah warga mengaku terbangun dari tidur karena suara ledakan yang terdengar mirip dentuman besar. Tidak sedikit yang berlari keluar rumah karena khawatir kejadian tersebut merupakan tanda gempa bumi ataupun insiden berbahaya lainnya. “Kami kaget sekali, suaranya kuat seperti bom. Anak saya sampai menangis karena guncangan,” tutur Sari, warga Desa Puncak Indah.

    Ledakan tersebut diduga berasal dari aktivitas peledakan batu di area tambang nikel yang berlokasi tidak jauh dari permukiman warga. Namun, hingga saat ini pihak perusahaan belum memberikan klarifikasi resmi terkait prosedur peledakan yang dilakukan pada jam tidak biasa tersebut.

    Pihak pemerintah daerah bersama tim keamanan segera melakukan peninjauan lokasi untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur memberi imbauan kepada warga agar tetap tenang dan menunggu hasil investigasi resmi.

    Menurut laporan sementara yang dihimpun dari lapangan, tidak ada kerusakan serius pada bangunan. Namun beberapa warga melaporkan retakan kecil pada dinding rumah yang sebelumnya sudah rapuh. Warga berharap pemerintah segera meninjau ulang izin peledakan malam hari yang dianggap membahayakan.

    Baca Juga:

    Belopa Panik: Sungai Pabbiring Meluap Mendadak dan Merendam Puluhan Rumah

    Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat menilai bahwa kejadian dini hari tersebut menjadi peringatan bahwa aktivitas pertambangan harus tetap mematuhi standar keamanan. Mereka meminta ada komunikasi terbuka antara perusahaan tambang dan warga, terutama terkait jadwal peledakan yang sering kali membuat warga khawatir.

    Hingga pagi hari, situasi di Malili telah kembali normal. Namun percakapan warga di pasar, kedai kopi, dan media sosial masih dipenuhi pertanyaan terkait penyebab pasti ledakan tersebut. Warga menunggu informasi resmi sambil berharap kejadian ini tidak terulang.

    Kategori:
    Malili,
    Luwu Timur,
    Sulawesi Selatan,
    Tambang Nikel,
    Ledakan,
    Berita Daerah
  • Jimmly Asshiddiqie Hadiri Shalat Jenazah Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi di Malili

    Jimmly Asshiddiqie Hadiri Shalat Jenazah Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi di Malili

    Malili — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimmly Asshiddiqie, menghadiri shalat jenazah Antasari Azhar di Masjid Asy-Syarif, yang terletak di Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kehadiran tokoh hukum nasional ini menarik perhatian masyarakat karena memberikan penghormatan langsung terhadap almarhum.

    Warga setempat menyampaikan rasa hormatnya atas kehadiran Jimmly Asshiddiqie. Banyak yang merasa bangga karena Malili menjadi lokasi penghormatan yang dihadiri tokoh penting di tingkat nasional. Prosesi shalat jenazah berlangsung khidmat dengan protokol kesehatan tetap diterapkan.

    Selain Jimmly Asshiddiqie, hadir pula sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Mereka memberikan penghormatan terakhir sekaligus menunjukkan dukungan terhadap keluarga almarhum. Prosesi berlangsung tertib dan mendapat perhatian media lokal maupun nasional.

    Acara ini juga menjadi momen refleksi bagi masyarakat Malili mengenai peran hukum dan keadilan di Indonesia. Kehadiran tokoh nasional memperkuat pesan moral dan etika hukum yang selama ini dikedepankan oleh Antasari Azhar selama menjabat sebagai Ketua KPK.

    Warga berharap momentum ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Luwu Timur untuk meneladani integritas dan dedikasi almarhum dalam menegakkan hukum di Indonesia. Untuk informasi lebih lengkap mengenai kota ini, Anda dapat membaca artikel Malili di Wikipedia.

    Baca juga:
    Profil Luwu Timur

    Laporan dari: NEWS MALILI

    Kategori:
    Malili,
    Luwu Timur,
    Sulawesi Selatan,
    Hukum & Peradilan,
    Berita Daerah

  • Mensos Resmikan 20 Unit Bantuan Rumah Knockdown di Makassar

    Kemensos

    Makassar – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia meresmikan pembangunan 20 unit rumah knockdown bantuan pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (5/9/2025). Peresmian ini merupakan bagian dari program penyediaan hunian layak yang digagas pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Program Rumah Knockdown untuk Masyarakat

    Rumah knockdown merupakan hunian sederhana yang dapat dibangun dengan cepat menggunakan material prefabrikasi, sehingga lebih efisien dari segi biaya dan waktu. Konsep ini dinilai tepat untuk menjawab kebutuhan perumahan bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini kesulitan memiliki tempat tinggal layak.

    Dalam sambutannya, Mensos menegaskan bahwa rumah knockdown bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga wujud nyata kepedulian negara dalam memberikan tempat tinggal yang aman dan sehat bagi keluarga penerima manfaat.

    Apresiasi dan Harapan Mensos

    Mensos mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, relawan, dan seluruh pihak yang membantu menyukseskan program ini. Ia berharap 20 unit rumah yang baru diresmikan dapat menjadi titik awal bagi program serupa di berbagai daerah lain di Indonesia.

    “Rumah ini adalah hak warga yang memang berhak mendapatkannya. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang kurang mampu tidak lagi tinggal di hunian tidak layak,” ujar Mensos dalam pidatonya.

    Tanggapan Penerima Manfaat

    Sejumlah penerima bantuan rumah knockdown menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas program tersebut. Mereka menilai bantuan ini sangat membantu, apalagi sebelumnya banyak dari mereka yang tinggal di rumah semi permanen yang tidak aman saat hujan atau bencana.

    “Kami sangat berterima kasih. Sekarang kami punya rumah yang lebih layak dan bisa hidup lebih tenang bersama keluarga,” ungkap salah seorang warga penerima manfaat di Makassar.

    Baca Juga : [KLARIFIKASI] Ini Video Pergerakan Massa di Makassar, Bukan Bekasi

    Dukungan Pemerintah Daerah

    Pemerintah Kota Makassar menyambut baik langkah ini dan siap bekerja sama dengan Kementerian Sosial dalam memperluas pembangunan rumah knockdown di wilayah lain. Selain itu, Pemkot juga menyiapkan program pendampingan agar keluarga penerima manfaat dapat memelihara rumah mereka dengan baik.

    Diharapkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini mampu menjadi solusi jangka panjang untuk persoalan perumahan bagi masyarakat miskin perkotaan.

    Tag: ,Mensos,Rumah Knockdown,Makassar,Bantuan Sosial,Hunian Layak,

    Kategori: ,Sosial,Pemerintah,Pembangunan,Berita Daerah,Sulawesi Selatan,