
Ringkasan Peristiwa
Seorang dosen di Universitas Negeri Makassar (UNM) ditemukan meninggal pada hari Senin, 11 Agustus 2025. Kepolisian setempat dan pihak keluarga menyampaikan bahwa ada indikasi yang mengarah pada kondisi depresi sebelum peristiwa tersebut.
Kronologi Singkat
Informasi awal yang dihimpun menyebutkan bahwa pihak keluarga melaporkan dosen tersebut tak memberikan kabar dalam beberapa hari terakhir. Setelah upaya pencarian, ditemukan bahwa yang bersangkutan telah meninggal. Pihak kepolisian setempat melakukan pemeriksaan awal dan mengonfirmasi bahwa tidak ditemukannya indikasi tindakan pihak ketiga pada lokasi.
Catatan redaksi: untuk alasan etika pelaporan, artikel ini sengaja tidak memuat detail metode atau gambaran grafis yang dapat membahayakan pembaca atau menimbulkan efek tiruan.
Pernyataan Keluarga dan Pihak Kampus
Perwakilan keluarga menyebutkan bahwa almarhum/ah mengalami perubahan suasana hati dan beberapa tanda-tanda stres dalam beberapa bulan terakhir. Pihak UNM menyampaikan duka cita dan menyatakan akan membantu proses pemulangan jenazah serta menyediakan dukungan psikososial bagi rekan kerja dan mahasiswa yang terdampak.
Tindakan Penyelidikan
Kepolisian wilayah setempat menyatakan sedang melengkapi berkas pemeriksaan dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Hasil pemeriksaan lebih lanjut dan keterangan resmi akan disampaikan kepada publik bila telah final.
Tentang Kesehatan Mental dan Ajakan Mencari Bantuan
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental. Depresi adalah kondisi medis yang serius dan dapat dialami siapa saja. Jika Anda atau orang di sekitar Anda sedang mengalami tekanan emosi, pikiran untuk menyakiti diri, atau perubahan fungsi harian, mohon segera mencari pertolongan profesional.
Segera hubungi layanan darurat setempat atau fasilitas kesehatan terdekat. Di Indonesia tersedia pula layanan konseling dan hotline kesehatan mental—sisipkan nomor layanan krisis lokal di sini (mis. nomor telepon rumah sakit setempat, kantor Dinas Kesehatan provinsi, atau hotline kesehatan mental) agar pembaca mendapat rujukan langsung.
Reaksi Publik
Berita duka ini memicu respons simpatik dari sivitas akademika dan masyarakat. Banyak yang menyerukan agar kampus memperkuat layanan konseling dan program pencegahan stres kerja bagi tenaga pendidik dan mahasiswa.
Baca Juga : Appi Siapkan Pembangunan Stadion Untia, Groundbreaking 2026 Terinspirasi JIS